Bukan Hanya Boleh Dan Jangan, Tapi Juga Beri Anak Penjelasan
Materi 17: Teknik Komunikasi "Menyebutkan Alasan Saat Mengajarkan" Mari sejenak kita belajar metode Lukman dalam mengajarkan nilai kepada anak. Allah ta'ala berfirman, وَإِذْ قَالَ لُقْمَٰنُ لِٱبْنِهِۦ وَهُوَ يَعِظُهُۥ يَٰبُنَىَّ لَا تُشْرِكْ بِٱللَّهِ ۖ إِنَّ ٱلشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ "Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kedzaliman yang besar"." (QS. Luqman : 13) Mari kita perhatikan bagaimana Luqman melarang anaknya untuk berbuat kesyirikan. Lalu kemudian disertai dengan Ta'lil atau alasan; bahwa syirik itu kedzaliman yang paling besar. Terkadang kita mencerminkan pola asuk zaman dahulu yang jarang sekali menekankan alasan saat memberi perintah atau larangan. Hanya sekedar kata: pamali, saru, pantangan, dll. Pun kadang kalaupun memakai alasan, namun alasan yang tidak benar. Justru i...