Posts

Showing posts from August, 2022

Tidak Hanya Pepatah Semata. Bibit, Bebet, Bobot Bisa Jadi Ada Benarnya?

Apakah Perilaku Buruk Bisa Diturunkan? Ada pembahasan menarik dari podcast Happy Broken Family di Noice mengenai perilaku buruk orang tua yang bisa diturunkan ke anak. Pada podcast kali ini mengundang narasumber seorang psikolog bernama Samantha Elsener.  Pembahasan ini dimulai dengan pertanyaan dari pendengar mengenai permasalahan hidupnya di mana dia memiliki ayah yang abusive , tukang berselingkuh dan tidak bertanggung jawab terhadap keluarganya secara finansial. Setelah dia mencari tahu ternyata kakeknya dari pihak ayah memiliki sifat yang sama, dia merasa ayahnya ini merupakan hasil copyan dari kakeknya.  Tidak hanya sampai di situ saja, dia memiliki seorang mantan pacar yang semasa kecil hingga remajanya juga mendapatkan kekerasan fisik dari ayahnya, setelah dicari tahu ternyata kakek dari mantannya juga melakukan hal yang sama terhadap ayahnya si mantan. Dan dia merasa mantannya menurunkan karakter yang sama persis seperti ayahnya tetapi lebih kearah kekerasan verbal. D...

Mengajarkan Anak Balita Sholat, Memang Bisa?

Tanya Jawab Nama: Ummu Abrizam Domisili: Surabaya Pertanyaan: Anak saya laki-laki usia 5 tahun lebih. Kalau diajak untuk melaksanakan shalat masih malas-malasan, terkadang marah dan menangis. Insha Allah saya dan suami sudah mencontohkan shalat dirumah. Bagaimana mengajak anak shalat agar dia mau? Karena shalat itu merupakan perintah Allah bukan, karena paksaan ibu dan ayahnya. Bismillah. MashaAllah, "malas-malasan" sholat artinya cukup sering sholat di usianya yang masih 5 tahun, Alhamdulillah merupakan prestasi yang cukup baik. Karena perintah shalat bagi anak adalah di umur 7 tahun. Sebagaimana hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Cara efektif mengajarkan anak usia di bawah 7 tahun adalah dengan memberikan contoh teladan. Pada usia 5 tahun anak berada pada usia eksplorasi lebih luas dan perkembangan pesat pada kemampuan motoriknya. Anak menjadi lebih aktif, mulai penasaran dengan hal baru yang lebih luas daripada sebelumnya, sehingga aktivitas sholat mungkin menj...

Jangan Bandingkan Diri Ini

Image
Membandingkan diri adalah kejahatan yang tidak disadari Ketika orang lain yang kelihatannya memiliki semua hal, bagaimana perasaan kalian? Apakah mungkin jadi termotivasi? Kita sih berharapnya begitu. Padahal dikehidupan nyata jadi merasa tertinggal dan merasa payah. Ditambah lagi dengan faktor penggunaan media sosial. Karena simpelnya setiap orang akan menampilkan "Versi Terbaik" dari diri mereka dimedia sosial, jadi akan sangat mudah untuk menemukan orang-orang yang terlihat lebih oke dibandingkan dengan diri kita. Pernah mengalami hal ini sampai harus uninstall instagram? Atau skip postingan dan instastory orang lain? Kalau secara terus-menerus membandingkan diri sendiri dengan orang lain, maka dapat menurunkan value diri dan menjadi tidak berkembang karena merasa selalu ada yang kurang. Jadi, berhentilah membandingkan diri dengan orang lain. Fokuslah pada self improvement! Supaya kita lebih dekat dengan tujuan-tujuan hidup karena selalu mengevaluasi perubahan yang terjadi...